Bermain Kasti Lebih Baik dari Bermain Game Online

in Sports Talk Social3 months ago


Src

MELIHAT anak-anak sekarang yang sibuk denan gawai sepanjang hari dan mengabaikan teman-temannya untuk bermainbersama di halaman rumah atau di lapangan terbuka seperti melihat sesuatu yang tak lazim. Pasalnya, saat saya kecil dulu hiburan di luar bermain dengan teman-teman adalah menonton televisi. Itupun amat terbatas waktunya. Karena waktu utama habis untuk sekolah, mengaji, buat pr dan bermain dengan teman-teman sebaya.

Olharaga yang paling sering kami mainkan dulu adalah kasti. Kami menggunakan bola tenis dan sebilah kayu. Meski dalam aturan setiap regu memiliki 12 pemain, kami justru memainkan kasti hanya dengan 5 atau 6 orang per regu. Perminan ini benar-benar membuat kami bahagia. Selain m,enjadi ajang olaharaga, tanpa disadari juga jadi ajang hiburan.

Bagaimana tidak, saat bermain kadang kami senang karena bisa melempar bola dan mengenai tubuh lawan. Belum lagi jika ada yang jatuh saat menghindar agar tak terkena lemparan bola. Jika begitu, semua pasti akan tertawa terbahak-bahak.


Src

Tak jarang bahkan jika tak cukup rekan,kami mengajak anak perempuan untuk ikut bermain. Sementara mereka lebih berminat pada permainan pecah piring.

Tapi apapun permainan yang dilakukan, pada akhirnya semua basah berkeringat. Kami berlarian, memungut bola, melemapar dan saling kejar. Semua otot kami bekerja ekstra.

Sementara anak-anak sekarang yang hanya duduk di depan gawai dan main game online, hanya menghabiskan daya listrik dan quota internet. Tak membakar kalori.

Zainal Bakri

Cangkir Steemit.png

Sort:  

Hahaha

bek khem amar. sep mangat maen jameun bola kastinyan.