Masih Adakah Peluang Bagi FC Barcelona Menangi Gelar La Liga?

in #sportstalk2 months ago

Selebrasi Messi dan Griezmann setelah gol semata wayang melawan Levante.

Kemenangan FC Barcelona dengan satu gol saja atas Levente di Camp Nou memang kurang memuaskan. Begitu banyak peluang yang dimiliki sepanjang 90 Menit waktu normal dan Lionel Messi bersama rekan-rekan tidak mampu menjadikan peluang-peluang itu sebagai gol. Hanya satu gol tercipta pada menit ke-76 dari sang kapten tim setelah mendapatkan umpan dari pemain tim nasional Belanda, Frankie de Jong.

Dengan hasil ini, FC Barcelona memiliki 17 poin dan masih berada di urutan kedelapan pada klaseemen sementara di La Liga musim 2020/2021. Ini bukanlah hasil bagus bagi tim asal Provinsi Catalan tersebut. Dalam dua decade terakhir, statistic mereka tentu jauh lebih baik. Mereka sudah ada setidaknya di urutan kedua bila sudah bermain lewati 10 pertandingan.

Sepakan Messi yang berbuah gol setelah umpan matang Frankie de Jong pada menit ke-76.

Pertanyaan tentu mengemuka dari banyak fans, pengamat, bahkan tim lawan sekalipun; apakah FC Barcelona masih memiliki peluang menjadi juara di La Liga?

Penulis tidak dalam kapasitas menjawab pertanyaan di atas, akan tetapi ada beberapa hal yang harus dipahami sebelum mendapatkan jawaban bahwa mereka mampu menjadi juara kompetisi terbesar di Spanyol tersebut.

Peran Ronald Koeman Sebagai Manajer Tim

Sejak Ronald Koeman ditunjuk oleh manajemen Barca menggantikan Quique Setien yang dibebas tugaskan pada 18 Agustus 2020 lalu, mantan pemain Belanda dan Barca itu sudah memiliki target untuk mengembalikan permainan Barca ke level yang tinggi. Dia paham bahwa kualitas para pemain yang ada masih bagus dan mereka hanya membutuhkan motivasi agar selalu mampu menunjukkan permainan mereka yang bagus. Akan tetapi setelah menjalani 5 laga awal di La Liga, Ronald Koeman belum terlihat lebih baik dari pelatih sebelumnya. Permainan Barca malah amburadul dan seolah-olah para pemain bermain tanpa arahan dari seorang pelatih. Koeman mencoba memperbaiki taktiknya dan dia sukses menunjukkan kualitas Barca di ajang Liga Champions Eropa dan lolos ke babak 16 besar walaupun sebagai Runner-Up.

Ronald Koeman menyambut Messi pada akhir laga melawan Levante.

Di La Liga, Ronald Koeman membuat FC Barceloan alami anomaly. Mereka justru mudah dikalahkan oleh tim-tim lain. Tercatat sejauh ini, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah alami kekalahan dari Getafe, Real Madrid, Atletico Madrid, dan Cadiz. Juga, Barca bermain imbang dengan Sevilla dan Devortivo Alavez. Apakah Anda melihat itu sebagai sebuah kemunduran terbesar bagi FC Barcelona?

Anda mengerti bagaimana mereka bermain sejak Frank Rijkaard mejadi juru taktik, dan dilanjutkan oleh Josep Guardioa, Tito Vilanova, Gerardo Martino,dan Luiz Enrique. Namunsejak kedatangan Ernesto Valverde, permainan FC Barcelona menurun. Meskipun sempat juarai 2 gelar La Liga, Copa del Rey, dan Spanish Supercup, dia dianggap belum cukup baik oleh manajemen FC Barcelona.

Dan Quique Setien pun datang setelah Valverde disingkirkan. Mantan manajer Real Betis ini pun tidak mampu berbuat banyak dan menjadi korban pemecatan berikutnya untuk digantikan dengan Ronald Koeman. Nama terakhir menjadi satu-satunya nama yang diharapkan mampu membawa Barca menjadi juara musim ini. Melihat dari semangat dan pola permainan Barca yang terus menanjak, maka Ronald Koeman akan mampu membawa Lionel Messi dan seluruh anggota tim menikmati gelar La Liga musim 2020/2021. Apalagi pendapat terakhir Ronald Koeman yang mengatakan bahwa tim yang diasuh akan terus berkembang dengan baik.

Laga pertama Ronald Koeman melawan Villareal musim 2020/2021.

Peran Lionel Messi Menyatukan Para Pemain

Sejak Agustus 2020 sejarah sepakbola dunia hampir saja berubah! Semua karena seorang Lionel Messi. Pemuda Argentina yang kini berusia 33 Tahun itu diberitakan valid mau pindah dari FC Barcelona untuk bermain di salah satu tim besar lainnya di Eropa. Merebak berbagai analisis dan prediksi pengamat terkait isu besar di dunia sepakbola tersebut akan masa depan sang mega bintang dari Rossario, Argentina. Ada yang meyakini bahwa Lionel Messi akan hengkang ke Manchester City, dan juga ada yang katakana bahwa Paris Saint-Germain yang akan menjadi pelabuhan terbaru pemain bola ajaib itu.

Akan tetapi semua spekulasi telah berakhir sebelum Ronald Koeman memulai laga pertamanya di La Liga. Messi menjadi bagian dari timnya dan dia sudah bermain hingga Dini Hari tadi untuk membawa tim yang dicintainya menangi laga melawan Levente, 1-0. Messi adalah tumpuan harapan bagi semua Ronald Koeman dan semua pemain FC Barcelona.

Messi saat bermain dengan Abidal

Hanya ada pada seorang Lionel Messi cara menyatukan semua pemain Barca. Dia akan menjadikan Antoine Grizmann dan Philippe Coutinho pemain besar. Juga Frankie de Jong yang didukung oleh Messi menjadi pemain tengah berbahaya mulai musim ini. Umpan-umpan Messi dan De Jong sudah terlihat menyatu dan keduanya mampu memberikan motivasi bagi Coutinho, Griezmann, dan Martin Braithwaite menjadi semakin tajam.

Dan Anda harus ingat bahwa peran para pemain belakang seperti Clement Lenglet, Jordi Alba, Ronald Araujo, Sergino Dest, dan Oscar Minguenza. Mereka akan bergerak bersama para gelandang muda seperti Carlez Alena dan Riqui Puig yang semakin berkembang. Talenta muda mereka yang sedang cedera yaitu Ansu Fati juga akan menjadi senjata mematikan bagi perjuangan Barca arungi sisa La Liga musim 2020/2021. Teruslah berjuang, FC Barcelona.